03 Maret 2016

Memahami Managemen Konflik Dalam Menjalani Hubungan Cinta


Image By : Tomi Journey
Masalah bisa datang kapan saja, tiada satupun insan yang hidup didunia dapat menghindarinya. Begitupun dalam sebuah hubungan. Tak ada yang dapat menghindari masalah ataupun konflik agar tidak terjadi dalam hubungan yang sedang dibangun atau dijalani. Justru masalah akan datang bertubi - tubi akan terus muncul silih berganti bagaikan jamur dimusim penghujan.
Memahami managemen konflik adalah salah satu cara mempertahankan hubungan yang sedang dijalani.


Haii sobat blogger dan pembaca yang budiman (laki) maupun budiwoman (cewek) dimanapun berada. jumpa lagi bersama saya penulis amatir yang kadang masih suka lirik artikel-artikel tetangga untuk dijadikan insfirasi.
Pada artikel kali ini saya akan membahas cara menghadapi masalah dalam menjalin sebuah hubungan cinta, agar tidak ada lagi kata "Putus" sebagai pilihan satu-satu nya. Memahami manageman konflik solusinya.

Pada dasar nya Manageman konflik adalah sebuah teknik/ cara yang disusun atau digunakan dalam menyelesaikan konflik baik dengan atau tanpa adanya pihak ketiga. (gua lupa ini kata-kata siapa) gpp kan? haha ok lanjut!!

dalam managemen konflik ada beberapa cara pendekatan yang dapat digunakan namun kali ini 5 saja yang akan saya bahas diantaranya : Menghindar, Akomodasi, Kolaborasi, Kompetisi, dan Kompromi.

  • Menghindari"aku tidak bisa berbuat apa-apa, biarkan apa mau nya dia"
    tindakan ini cendrung bersifat masif, memilih untuk diam dan melempar seluruh tanggung jawab kepada lawan / pasangan yang berkonflik.
    Dampak : aku kalah kamu kalah,
    (END)

  • Akomodasi"Kamu lebih penting dari apapun"
    Cara seperti ini sering dilakukan jika salah satu pihak merasa meneruskan sebuah hubungan jauh lebih penting. salah satu mengalah walaupun tidak merasa bersalah.
    Dampak : Kamu menang - aku kalah.
    Hubungan berlanjut,
    Namun kemungkinan besar terjadinya konflik dengan permasalahan yang sama akan terulang kembali dikemudian hari.
  • Kolaborasi"Kita harus bersama - sama menyelesaikan permasalahan ini" tindakan asertif dan flexibel membawa dampak yang baik bagi kedua belah pihak.
    Dampak : Aku menang kamu menang.
    Hubungan berlanjut.
  • Kompetisi"Biar bagaimana pun aku tidak bersalah, aku tidak akan pernah minta maaf..
    Cara seperti ini bersifat lebih agresif bahkan mendominasi, dengan keegoisan tetap merasa benar dan tidak ingin disalahkan.
    Dampak : Aku menang - Kamu kalah.
    Jika pihak sebalik nya menggunakan cara Akomodasi hubungan masih bisa berlanjut.

  • Kompromi "kita sama - sama mengalah, meminta maaf, dan saling memaafkan" penerapan nya Give and Take" Dampak : Aku setengah menang dan setengah kalah"

Konflik tidak mungkin untuk ditiadakan, adanya konflik dalam hubungan membutat cinta yang kita miliki semakin kuat. dengan adanya masalah yang terus datang dalam sebuah hubungan membuat kita semakin bijak dan mengerti bagaimana menyelesaikannya.

Ketika konflik datang, Keterbukaan saling mengungkapkan permasalahan masing-masing, saling mendengarkan, gunakan pendekatan managemen konflik sesuai situasi yang memungkinkan. meminta maaf serta memaafkan merupakan cara terbaik untuk menyelesaikan konflik.

Terkadang, konflik yang muncul dalam sebuah hubungan terjadi karena hal yang itu-tu saja. hingga terjadinya kejenuhan dalam menghadapinya. memahami managemen konflik dan memilih cara yang tepat agar permasalahan itu dapat teratasi sampai ke akar-akarnya.

Bagai mana akan dewasa dalam menghadapi masalah, jika yang terjadi hanya itu - itu saja. hanya seputar masalah cemburu, salah paham, mantan, dan lain sebagainya.
 
Dalam menjadin hubungan, sama saja kita sedang membangun pondasi sebuah keluarga, bukan lagi kita hanya menjalin pertemanan seperti layaknya cinta monyet para remaja. belajarlah dewasa dalam bertindak. masa-masa pacaran yang saat ini kita jalani bukan lagi untuk senang-senang semata, jadikan lah sebuah modal untuk membangun sebuah keluarga yang seutuhnya. pelajari apapun dari semua permasalahan yang pernah datang cari cara untuk menyelesaikannya.

 
"Permasalahan terjadi karena ada sebab nya, selagi ada sebab pasti ada cara untuk menyelesaikannya. 
Jika manusia tidak pernah membuat gembok tanpa kunci begitupun tuhan, tidak akan pernah memberikan cobaan tanpa solusi."
 
Sekian dulu artikel kali ini, nantikan postingan-postingan saya selanjutnya. terimakasih udah mau mampir. 
Memahami Managemen Konflik Dalam Menjalani Hubungan Cinta
Bandar Lampung, Kamis 3 Maret 2016
_Tomi Jorney