07 November 2016

Hati - hati Kabar Burung



 Hai sahabat blogger,
pada postingan kali ini gua ingin membahas tentang "kabar burung", kabar yang tak jelas kebenarannya namun menjadi sesuatu yang menarik jika sampai pada telinga pecinta gosip. juga bisa menjadi sebuah bencana untuk sebagian orang.

berikut blog Tomi Journey akan membagikan sebuah cerita ilustrasi mengenai dampak kabar burung jika sampai pada orang - orang pecinta gosip. semoga bermanfaat.



"---------------------------------------------" 
Disuatu petang, sepulang dari sawah kerbau merasa sangat lelah dan ingin istirahat rebahaan di kandang. Tiba - tiba datang seekor anjing, sang kerbau menyapa dan menanyakaan maksut kedatangaan nya, si anjing bermaksut mengajak kerbau bermain menikmati malam, kerbaupun menolak dan berkata : "saya sangat lelah, ingin beristirahat malam ini dan esok seharian.'

lalu anjing pergi dan berjumpa dengan kucing di sebuah teras rumah, dan menghampiri kucing. "tadi aku berjumpa dengan kerbau, katanya dia ingin istirhat seharian, dia lelah. mungkin tuan memberi nya pekerjaan yang berat, dia sangat lelah, esok tidak kerja dulu."

hari pun semakin sore, ayam mulai balik ke kandang. sebelum masuk kandang, kucing datang menghampiri  dan berkata: "sikerbau komplain, tuan ngasih kerjaan yang berat, besok tidak mau kerja lagi."

esok pagi nya, saat ayam sedang makan lalu berjumpa dengan sikambing. ayam teringat dengan cerita si kucing dan menceritakan kembali ke kambing. " hai mbinggg, kerbau tidak mau bekerja dengan tuan lagi, mungkin telah menemukan tuan yang baru."

dan di tengah padang rumput kuda dan kambing sedang asik makan bersama.lagi - lagi mereka terlibat sebuah obrolan .
kuda        : "hari ini aku tidak melihat kerbau, apa dia langsung pergi ke sawah"??
Kambing  : "kau tidak tahu? kerbau tak akan bekerja untuk tuan lagi, dia akan mencari pekerjaan ditempat tuan yang lain.

tanpa disadari percakapan mereka terdengar oleh Monyet.
saat menjelang malam monyet meliat tuan sedang menyantap kan malam, lalu monyet pun menyampaikan apa yang didengarnya kepada tuan.
monyet : "hai tuan, apakah kerbau tidak masuk kerja hari ini?
tuan      : "ia benar, tau dari mana?
Monyet : ''kerbau sudah berubah sifat nya, dia tidak mau kerja dengan tuan lagi dan ingin mencari tuan lain aku mendengarnya dari kuda dan kambing".

mengetahui hal tersebut si tuan murka dan merasa kerbau telah menghianatinya,
keesokan harinya kerbau datang ke sawah dan berjumpa dengan situan.
kerbau : "hai tuan, selamat pagi.
tuan : kenapa kau tidak datang kemarin?
kerbau : aku lelah, , dan maaf jika. . . . lalu kerbau pun dibunuh tanpa bisa sedikitpun menjelaskan apa yang terjadi.
"---------------------------------------------"

Perkataan awal si kerbau adalah : "saya sangat lelah, ingin beristirahat malam ini dan esok seharian.''.

Setelah melalui mulut ke mulut teman akhirnya sampai ketelinga si tuan dan pernyataan kerbau telah berubah menjadi : ''kerbau sudah berubah sifat nya, dia tidak mau kerja dengan tuan lagi dan ingin mencari tuan lain aku mendengarnya dari kuda dan kambing".

Seperti itulah jadinya jika sebuah Kabar burung tidak di periksa kembali kebenarannya. ada kalanya sebuah kabar burung cukup sampai ditelinga kita saja jangan lagi diteruskan.  jangan percaya apapun yang dikatakan orang lain meskipun itu dari orang terdekat kita, perlu melakukan check kembali sebelum jauh bertindak.
 
kebiasaan melanjutkan perkataan orang lain dengan menambahkan, mengurangi atau pun mengubah isi hanya karena persepsi sendiri bisa berakibat fatal untuk orang lain. Semoga kita bisa menjadi manusia yang lebih bijak lagi dalam menanggapi sebuah kabar burung, agar tidak menjadi Si ANJING dan si MONYET seperti cerita diatas.

Salam hangat untuk semua pembaca,
jumpa lagi ditulisan berikutnya.
trimakasih




Artikel Terkait: